Mengejar kereta teknologi informasi dan komunikasi melalui bahasa

Setelah menghabiskan beberapa tahun tinggal di luar negeri, perkembangan keadaan di tanah air terbersit di benak saya. Saat ini sumber informasi saya yang paling utama adalah koran elektronik. Secara periodik, saya menghabiskan beberapa menit -hingga beberapa jam ketika waktu saya cukup luang- untuk mengamati perkembangan terkini di tanah air. Beberapa berita membuat saya sedih tetapi beberapa berita juga membuat saya bangga. Kadangkala saya gregetan untuk segera kembali ke tanah air dan berkontribusi secara nyata. Meskipun saya masih tinggal di luar negeri, saya yakin waktu itu akan segera tiba.

Korea Selatan merupakan negara yang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (selanjutnya kita sebut saja TIK) yang sangat maju. Berada di sini selama beberapa tahun membuat saja mempelajari banyak hal, termasuk penyebab negara ini bisa maju dengan pesat. Salah satu sebabnya adalah penyebaran pengetahuan dalam bahasa lokal (knowledge dissemination in local language). Ketika saya berkunjung ke toko buku, saya menemukan banyak sekali buku-buku asing yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Korea. Tidak hanya buku2 laris yang bernilai ekonomis saja, buku2 pelajaran teknis yang nantinya hanya akan dibaca oleh segelintir orang tetap ada versi bahasa Korea-nya. Situasi ini mirip dengan Jepang yang terkenal dengan kecepatan alih bahasa buku-buku bahasa asing. Dengan adanya buku2 dalam bahasa Korea ini, tentu saja proses pembelajaran dan penyebaran informasi akan semakin cepat.
Continue reading